Polisi Banyuwangi Sita Senpi Laras Panjang, Tersangka : Beli di Jember dan Lampung

ilexvis

visfmbanyuwangi.com – Tim Resmob Satreskrim Polresta Banyuwangi mengamankan dua senjata api laras panjang illegal beserta 7 amunisi aktif berkaliber 5,56 dari tangan dua orang pemiliknya.

Hal ini sebagai antisipasi kejadian perampokan bersenjata api seperti yang terjadi di wilayah Cilacap, Jawa Tengah beberapa hari lalu.

Kedua senpi tersebut merupakan rakitan warna hitam yang dilengkapi telescope dan tali sandang warna hijau tua. Diamankan dari dua orang warga Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Dalam keterangan persnya, Rabu (29/3/2023), Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa mengatakan, kasus ini terbongkar berawal dari laporan masyarakat yang menyampakan bahwa ada warga di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi menyimpan dan menguasai senjata api rakitan tanpa ijin.

“Selanjutnya, tim resmob melakukan pengembangan penyidikan yang dilanjutkan dengan melakukan penggeledehan di rumah AA, warga yang diduga memiliki senjata api itu,” papar Kapolresta.

Kombes Deddy mengaku, dari penggeledehan ini, aparat kepolisian berhasil menemukan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang beserta amunisi di dapur rumah.

“Seluruhnya tanpa dilengkapi dokumen resmi,” tuturnya.

Kapolresta menjelaskan, selain tersangka AA, kepolisian juga menangkap satu orang lagi di kawasan setempat, yang juga memiliki senjata api rakitan yang sama.

“Penangkapan kedua tersangka ini merupakan upaya kepolisian dalam rangka mengantisipasi kejadian perampokan menggunakan senjata api di Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (27/3/2023) lalu,” jelas Kombes Deddy.

Dalam keterangannya pula, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja menambahkan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka membeli senjata api laras panjang rakitan tersebut dari seseorang di Kabupaten Jember dan Lampung.

“Mereka mengaku beli dari seseorang di Jember dan Lampung. Kedua tersangka mengaku memiliki senjata api itu untuk berburu,” kata Kompol Agus.

“Setelah kami cek, amunisinya jenis organik berkaliber 5,56 dan cukup tajam sehingga ini sangat berbahaya,” imbuhnya.

Guna pengembangan penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka di amankan di Mapolresta Banyuwangi. 

Share this Article
Leave a comment