Pelaku Spesialis Pembobol Brankas Menggunakan Alat Las Beraksi di 9 TKP

ilexvis

visfmbanyuwangi.com – Satreskrim Polresta Banyuwangi berhasil membongkar komplotan spesialis pencurian pembobol brankas toko menggunakan las, dengan menangkap 3 dari 4 orang pelaku sedangkan satu pelaku lainnya melarikan diri dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ketiga pelaku yang berhasil diringkus kepolisian adalah DA (43) dan WJ (47), keduanya warga Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Serta S (52) warga Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi. Sedangkan yang masih menjadi buron adalah R (33) warga Kecamatan Rogojampi.

Mereka beraksi di 9 TKP sejak September 2022 lalu. Umumnya menyasar gudang toko.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa mengatakan, mereka beraksi di malam hari saat toko sepi.

“Dalam menjalankan aksinya, mereka memiliki peran masing-masing. Tersangka DA dan S menjadi petugas antar jemput. WJ berperan menjadi eksekutor atau  mengambil barang di lokasi sekaligus bertugas menjual hasil curian. Satu orang lagi yang masih buron, R sebagai pengintai, penggambar denah dan eksekutor,” papar Kombes Deddy.

“Masih ada satu orang pelaku lainnya yang jadi DPO, sampai sekarang terus kami lakukan pengejaran,” ujarnya.

Barang-barang yang digasak pun beragam. Mulai dari ratusan bungkus rokok, minuman sachet, kamera cctv dan uang di brankas.

 Untuk pembobolan brankas di Kantor CV Sumberbaru Mandiri depan kampus Poliwangi, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi mereka berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 140 juta. Brankas dibobol menggunakan alat las. 

“Untuk apa uangnya?” tanya Kapolresta kepada tersangka.

“Kami bagi-bagi pak,” jawab tersangka.

Kepada polisi, para tersangka mengaku pengalaman las ini di dapat karena salah satu dari mereka pernah bekerja di pabrik peleburan besi. Sehingga mereka terbilang mahir.

Para tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolresta Banyuwangi. Mereka disangkakan dengan pasal 363 ayat (1) Ke 4E, 5E KUHP Jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP. Dengan ancaman kurungan pidana paling lama 7 tahun penjara.

Sementara, 9 TKP dari aksi pencurian yang dilakukan para tersangka tersebut adalah di sebuah gudang penggilangan padi di Desa Bedewang, Kecamatan Songgon. Gudang penggilingan padi di Desa Lemahbang, Kecamatan Singojuruh. Gudang penggilingan padi di Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Gudang penggilingan padi di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh.

Gudang Indomaret di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi. Toko Minimarket Safira di Desa Sempu, Kecamatan Sempu. Kantor CV Sumberbaru Mandiri depan Kampus Poliwangi, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi.

Toko di Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu. Dan di toko Kawan Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring.

Share this Article
Leave a comment